(1193) “Putri-Ku, kesukaan Hati-Ku, Aku sangat puas memandang ke dalam jiwamu. Karena engkau, Aku melimpahkan banyak rahmat hanya karena engkau, dan hanya karena engkau Aku pun membatalkan hukuman-hukuman yang mestinya Kujatuhkan. Engkau membelenggu Aku, dan Aku tidak dapat menerapkan tuntutan-tuntutan keadilan-Ku. Dengan kasihmu, engkau membelenggu tangan-Ku.”