Showing posts with label renungan buku harian santa faustina. Show all posts
Showing posts with label renungan buku harian santa faustina. Show all posts

Monday, February 27, 2023

Renunganku ( BHSF: 03 )

 (3) Allah dan Jiwa-jiwa. Raja Kerahiman, bimbinglah jiwaku. Sr. Maria Faustina dari Sakramen Mahakudus. Vlnius, 28 Juli 1934.


RENUNGANKU:

1. Allah dan jiwa manusia sentiasa bersatu. Yesus adalah Raja Kerahiman.

Sunday, February 26, 2023

Renunganku (BHSF: 02)

 (2) Apabila aku menatap ke masa depan, aku menjadi takut, tetapi buat apa mencebur ke dalam masa depan? Hanya saat sekarang yang berharga bagiku, sebab masa depan sama sekali belum pasti akan bertandang dalam jiwaku. Sama sekali tidak ada dalam kekuasaanku, untuk mengubah, mengoreksi, atau menambah sesuatu pada masa lampau; sebab baik orang bijak maupun para nabi tidak dapat melakukannya. Maka, apa yang telah direngkuh oleh masa lalu harus kuserahkan kepada Allah. O masa kini, engkaulah milikku sepenuhnya. Aku ingin menggunakanmu sebagaimana aku dapat. Meskipun aku lemah dan kecil, Engkau memberi aku rahmat, yakni kemahakuasaanmu. Maka, sambil berserah kepada kerahiman-Mu, aku meniti hidupku seperti seorang anak kecil, sambil setiap hari mempersembahkan kepada-Mu hatiku yang bernyala-nyala karena cinta akan kemuliaan-Mu yang semakin besar.

RENUNGANKU:

1. Masa lalu dan masa depan tidaklah penting, yang penting adalah masa sekarang. Manfaatkan sebaik-baiknya!

Renunganku ( BHSF:01)

 (1) O, Kasih Abadi, Engkau memerintahkan supaya Gambar Kudus-Mu dilukis, dan Engkau mewahyukan kepada kami sumber kerahiman yang tak terselami. Engkau memberkati siapa saja yang menghampiri sinar-Mu dan jiwa yang serba hitam akan berubah menjadi seputih salju. O Yesus yang manis, di sinilah Engkau membangun takhta kerahiman-Mu untuk membawa sukacita dan pengharapan kepada manusia yang berdosa. Dari hati-Mu yang terbuka, ibarat dari suatu sumber yang jernih, mengalirlah penghiburan kepada hati dan jiwa yang bertobat. Semoga pujian dan kemuliaan bagi Gambar ini tidak pernah berhenti mengalir dari jiwa manusia. Semoga pujian kepada kerahiman Allah meluap dari setiap hati, kini, dan pada setiap saat, dan selama-lamanya. O Allahku.


RENUNGANKU:

1. Tuhan Yesus memerintahkan agar Gambar-Nya dilukis. Gambar ini Kudus!

2. Semua perkataan Tuhan Yesus di dalam dairi adalah wahyu-Nya.

3. Apabila kita berada di hadapan gambar-Nya dan menghormati-Nya, Tuhan Yesus akan memberkati kita, seperti seorang paderi memberkati umatnya. Lihat saja sikap Tuhan Yesus yang sedang mengangkat tangan kanan-Nya. Dia sedang memberkati.

4. Sinar yang keluar dari hati Yesus membersihkan kita dari dosa dan memberikan kita kehidupan kekal. Kita seharusnya sesering mungkin menghomati gambar kerahiman. Setiap hari. Seharusnya gambar Tuhan dipajang di altar kita di rumah.

5. Rahmat pengampunan yang kita terima dari gambar ini sewajarnya kita salurkan kepada orang lain. Caranya dengan berdoa chaplet setiap hari.